JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah vakum 2 tahun akibat pandemi, minat masyarakat untuk berangkat umrah masih rendah, lantaran mahalnya biaya yang harus dikeluarkan. <br /> <br />Seperti sejumlah biro umrah di Kota Blitar yang kini masih sepi pendaftar, sejak ibadah umrah kembali dibuka pada akhir Desember tahun lalu. <br /> <br />Baca Juga Dibuka Lagi Saat Pandemi, Intip Besaran Biaya Umrah Paling Murah 32 Juta di https://www.kompas.tv/article/251018/dibuka-lagi-saat-pandemi-intip-besaran-biaya-umrah-paling-murah-32-juta <br /> <br />Biaya umrah naik 2 kali lipat, sampai Rp40 juta, dengan adanya sejumlah syarat protokol kesehatan di tengah pandemi. Salah satunya syarat karantina. <br /> <br />Sementara itu, Kementerian Agama tengah mengevaluasi pemberangkatan calon jemaah umrah ke Arab Saudi. <br /> <br />Dikutip dari kompas.com, evaluasi dilakukan setelah pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menemukan kasus covid varian omicron paling banyak berasal dari pelaku perjalan luar negeri terutama Arab Saudi. <br /> <br />Baca Juga Mulai Hari Ini, Garuda Indonesia Layani Penerbangan Umrah Langsung Jakarta-Madinah di https://www.kompas.tv/article/250878/mulai-hari-ini-garuda-indonesia-layani-penerbangan-umrah-langsung-jakarta-madinah <br /> <br />Sebelumnya, sudah ada 3 kali proses keberangkatan calon jemaah umrah ke Arab Saudi, ditanggal 8, 10 dan 11 Januari 2022. <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/251126/peningkatan-kasus-omicron-dan-biaya-mahal-jadi-bahan-evaluasi-kemenag-soal-perjalanan-umrah