KEDIRI, KOMPAS.TV - Pemuda Karang Taruna Desa Ngadiluwing, Kediri selalu sibuk mengurus kebun melon setiap harinya. <br /> <br />Melon-melon yang sudah berbuah diperiksa kondisinya. Kebun Melon ini tercipta setelah kebun jagung gagal panen. Maka dari itu, mereka menanam melon dengan sistem green house. <br /> <br />Baca Juga Bekerjasama dengan Pabrik Minyak Goreng, Pemkab Kediri Salurkan 7.200 Liter Migor ke 12 Pasar di https://www.kompas.tv/article/264257/bekerjasama-dengan-pabrik-minyak-goreng-pemkab-kediri-salurkan-7-200-liter-migor-ke-12-pasar <br /> <br />Pengairan dan pemumpukan juga menggunakan metode hidroponik dan fertigasi tetes. Metode ini juga membuat serangan hama pada melon berkurang, sehingga kualitas melon yang dihasilkan lebih bagus. <br /> <br />Pemuda di sini bisa memperoleh pendapatan hingga puluhan juta rupiah per 100 meter persegi lahan perkebunan melon ini. <br /> <br />Video Editor: Faqih Fisabilillah <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/264506/mantap-mengolah-lahan-jadi-kebun-melon-hidroponik