LEBAK, KOMPAS.TV - Guna memastikan kondisi para pengungsi dan rencana relokasi warga ke tempat hunian baru, Bupati Lebak Sabtu (05/03) kemarin mendatangi lokasi bencana tanah bergerak di Kampung Cihuni, Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur. <br /> <br />Akibat bencana tanah bergerak, 40 keluarga yang terdiri dari 176 jiwa terpaksa tinggal di posko pengungsian. <br /> <br />Baca Juga 2 Meninggal Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Manado, BNPB Imbau Perhatikan Debit Sungai di https://www.kompas.tv/article/267687/2-meninggal-akibat-banjir-dan-tanah-longsor-di-manado-bnpb-imbau-perhatikan-debit-sungai <br /> <br />Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menyebut, warga terdampak bencana tanah bergerak akan di relokasi ke tempat lebih aman yang lokasinya telah disetujui bersama. <br /> <br />Selama proses relokasi setiap keluarga akan mendapatkan dana tunggu hunian sebesar Rp 500 ribu per bulan. <br /> <br />Baca Juga 319 Rumah di Singkil Manado Terendam Banjir, Warga Terdampak Telah Dievakuasi di https://www.kompas.tv/article/267116/319-rumah-di-singkil-manado-terendam-banjir-warga-terdampak-telah-dievakuasi <br /> <br />Sementara untuk kebutuhan logistik akan dipenuhi selama warga menunggu proses relokasi selesai. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/267725/bupati-lebak-datangi-lokasi-pengungsian-bencana-tanah-bergerak-di-kampung-cihuni