BANJAR, KOMPAS.TV - Mahalnya harga elpiji 3 kilogram bersubsidi diakui pedagang makanan di Kota Martapura sangat memberatkan. <br /> <br />Baca Juga Demi Minyak Goreng Murah, Para Ibu di Banjarmasin Rela Antre Panjang di https://www.kompas.tv/article/269049/demi-minyak-goreng-murah-para-ibu-di-banjarmasin-rela-antre-panjang <br /> <br />Seperti diakui Zaidah, seorang pedagang makanan di Kota Martapura, Kabupaten Banjar. <br /> <br />Meski di pangkalan harga tabung elpiji 3 kilogram dijual normal seharga Rp. 17.500 namun menurut pedagang terjadi kelangkaan bahkan di tingkat pangkalan. <br /> <br />Akibatnya para pedagang mengaku terpaksa membeli elpiji 3 kilgram di tingkat pengecer. <br /> <br />"Kalau di eceran langka, susah nyarinya sekarang, karena harga gas naik sekarang pendapatan menurun jauh, misalnya biasa dapat 100 ribu sekarang jadi 50 ribu," ucap Zaidah. <br /> <br />Meski mengalami kenaikan harga, namun para pedagang mengaku tak dapat menaikan harga dagangan mereka. <br /> <br />Baca Juga Dinas Perdagangan Kalsel Datangi Langsung Pedagang Kecil, Jualan Minyak Goreng Harga Murah di https://www.kompas.tv/article/269052/dinas-perdagangan-kalsel-datangi-langsung-pedagang-kecil-jualan-minyak-goreng-harga-murah <br /> <br />Sementara harga di tingkat pengecer lpg 3 kilogram sangat mahal hingga mencapai Rp.27.000 pertabung. <br /> <br />Bahkan dalam sepekan terakhir, harga kembali mengalami kenaikan ditingkat pengecer hingga mencapai 29 ribu rupiah pertabung <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/269761/pedagang-mengeluh-terpaksa-beli-gas-dari-pengecer-dengan-harga-tinggi-akibat-di-pangkalan-langka