PENAJAM PASER UTARA, KOMPAS.TV - Hari ini, Senin (14/3), Presiden Joko Jokowi Widodo akan berkemah di titik nol, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. <br /> <br />Para gubenur juga hadir sambil membawa air dan tanah dari masing-masing daerah asal untuk disatukan dalam prosesi Kendi Nusantara. <br /> <br />Tak hanya sendiri, Presiden mengajak 34 gubernur. <br /> <br />Tetapi hanya lima gubernur di Kalimantan yang akan menginap bersama Presiden. <br /> <br />Presiden Jokowi dan sejumlah gubernur sudah tiba di Kalimantan Timur sedari Minggu (13/3) siang. <br /> <br />Sejumlah gubernur yang tiba, di antaranya adalah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru; hingga Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. <br /> <br />Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membawa air dan tanah dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat sebagai simbol dukungan warga Jawa Barat untuk pembangunan IKN Nusantara. <br /> <br />Prosesi pengambilan air dan tana dihadiri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat dan budayawan Sunda. <br /> <br />Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama bupati dan wali kota Mojokerto, mengambil air dan tanah dari situs Sumur Upas yang merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan. <br /> <br />Tak hanya Sumur Upas, ada tujuh sumber mata air lainnya yang airnya diambil untuk dibawa ke titik nol pembangunan IKN Nusantara. <br /> <br />Kalimantan Timur mengambil air di Desa Kutai Lama, Kabupaten Kutai Kartanegara. <br /> <br />Air yang diambil untuk prosesi Kendi Nusantara, mewakili kerajaan atau kesultanan di Kalimantan Timur yang sekaligus sebagai dukungan untuk IKN. <br /> <br />Sementara itu, tanah diambil di Paser yang dilakukan dengan ritual adat. <br /> <br />Prosesi pengambilan tanah dan air didampingi pihak Kesultanan Kutai Ing Martadipura dan Kesultanan Paser. <br /> <br />Pembangunan IKN Nusantara tahap pertama mulai dilaksanakan pada 2022 sampai dengan 2024, meliputi pembangunan perkotaan, infrastruktur, dan pembangunan ekonomi. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/270292/34-gubernur-bawa-tanah-dan-air-untuk-dimasukkan-ke-dalam-kendi-nusantara