PONOROGO, KOMPAS.TV - Dropping 6 ton minyak goreng curah di Pasar Legi Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (16/3/2022) pagi, diserbu ratusan pedagang. Antrian semakin parah karena mobil tangki minyak datang terlambat lebih dari 3 jam dari jadwal. <br /> <br />Antrian pedagang dan ratusan jerigen ini mengular di area parkir Pasar Legi, Ponorogo, sejak Rabu pagi hingga siang, menunggu pengiriman 8 ton minyak curah yang dijanjikan pemkab setempat. <br /> <br />Para pedagang ini rela meninggalkan lapak mereka, demi bisa mendapatkan antrian jatah pembelian minyak goreng curah, seharga 14.500 rupiah perkilo. <br /> <br />Setelah molor selama hampir 4 jam, mobil tanki pun tiba dengan hanya membawa 6 ton minyak curah, yang dijual khusus untuk para pedagang pasar. Masing-masing pedagang mendapatkan jatah, 20 hingga 50 kilogram minyak goreng curah, untuk dijual kembali. <br /> <br />Meski jumlah pengiriman lebih sedikit dari yang dijanjikan sebanyak 8000 kilogram, Dinas Perdagangan Ponorogo memastikan, stock minyak curah melimpah hingga beberapa hari ke depan. <br /> <br />Selain pendataan lengkap, para pedagang yang berhak mendapatkan jatah pembelian minyak curah ini juga diwajibkan mengisi pakta integritas, berisi tentang harga jual dan tidak melakukan penimbunan. <br /> <br />#beritaponorogo <br /> <br />#pasarlegi <br /> <br />#minyakcurah <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/271469/6-ton-minyak-goreng-curah-diserbu-pedagang