MADIUN, KOMPAS.TV - Memanfaatkan pekarangan belakang rumah, seorang pemuda di Kabupaten Madiun, Jawa Timur sukses membudidaya beragam jenis bunga anggrek. <br /> <br />Tak tanggung-tanggung, berawal dari iseng kini omzetnya bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulan. <br /> <br />Inilah aktivitas Mochamad Hilmi warga Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur bersama seorang saudaranya. <br /> <br />Sejak pagi dirinya mulai merawat ribuan bunga anggrek beragam jenis di pekarangan belakang rumah. <br /> <br />Usaha budidaya anggrek yang dilakoni sejak tahun 2019 ini, telah menjadi ladang bisnis hingga saat ini. <br /> <br />Baca Juga 200 Pohon Kurma Berhasil Dibudidayakan di Kawasan Dingin di Kaki Gunung Sinabung di https://www.kompas.tv/article/280206/200-pohon-kurma-berhasil-dibudidayakan-di-kawasan-dingin-di-kaki-gunung-sinabung <br /> <br />Awalnya, dirinya tertarik dengan hobi pamannya yang juga seorang kolektor bunga anggrek. <br /> <br />Melihat prospek yang menggiurkan, lantas ia berminat membudidayakan sendiri. <br /> <br />Saat ini ada sekitar 300 jenis tanaman anggrek yang dibudidayakan Hilmi dengan metode persilangan. <br /> <br />Diantaranya adalah Sripatum Splash, Mangosteen, Indonesia Raya, Inobi Splash, King Dragon dan masih banyak lainnya. <br /> <br />Memanfaatkan media sosial dalam pemasaran, kini peminatmya pun banyak berdatangan dari berbagai daerah di Jawa hingga Sumatera. <br /> <br />Harganya pun beragam, mulai Rp35 ribu hingga Rp2.500.000, tergantung jenis dan kesulitan perawatannya. <br /> <br />Dengan usaha budidaya yang dilakukan di pekarangan rumah ini, kini dirinya dapat meraup omzet sekitar Rp30 juta perbulan. <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/281053/keren-seorang-pemuda-di-madiun-budidayakan-anggrek-hingga-capai-omzet-rp30-juta-per-bulan