JAKARTA, KOMPAS TV Kebakaran landa kawasan Pasar Gembrong Jakarta Timur pada Minggu (24/4) malam. <br /> <br />Dari video yang beredar, kebakaran melanda cukup hebat. Api bisa dipadamkan usai petugas pemadam kebakaran berjibaku. <br /> <br />Pada Senin (25/4) pagi, sejumlah warga datangi lokasi untuk mengais puing-puing mencari barang pribadi milik mereka. <br /> <br />Baca Juga Didoakan Warga Jadi Presiden Saat Pantau Kebakaran Pasar Gembrong, Ini Jawaban Anies di https://www.kompas.tv/article/283127/didoakan-warga-jadi-presiden-saat-pantau-kebakaran-pasar-gembrong-ini-jawaban-anies <br /> <br />Tak banyak barang yang dapat diselamatkan. Salah seorang warga bernama Wariah turut berupaya menemukan barang-barang miliknya. <br /> <br />Saat malam terjadinya kebakaran, Warsiah mengaku tak sempat menyelamatkan barang-barang miliknya dan keluarga. <br /> <br />"Aduh boro-boro sempet nyelametin barang, nyelametin diri saja sudah Alhamdulillah," kisah Warsiah. <br /> <br />Ia mengaku saat kejadian kebakaran di Pasar Gembrong dirinya harus menyelamatkan anak-anak dan lima orang cucunya. <br /> <br />"Anak saya banyak, cucunya banyak, cucu saya lima, jadi ngurusin anak-anak, boro-boro mau nyelametin apa-apa," kata Warsiah. <br /> <br />"Alhamdulillah orangnya selamat semua," lanjutnya. <br /> <br />Warsiah mengaku hanya dapat menemukan peralatan bayi dan tas berisi surat-surat saja Senin pagi. <br /> <br />Kebakaran terjadi di Pasar Gembrong pada Minggu (24/4) malam. Tak ada korban jiwa namun kerugian dan kerusakan amat besar. <br /> <br />Video Editor: Laurensius Galih <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/283174/kesaksian-warga-korban-kebakaran-pasar-gembrong-selamatkan-anak-anak-dan-cucu