Sebuah video memperlihatkan seorang bapak-bapak diamankan beberapa warga lantaran disebut meminta-minta uang atau pungutan liar (pungli) di perumahan.<br />Dalam narasi video yang diunggah, pungli tersebut mengatasnamakan ormas Pemuda Pancasila (PP).<br />Pada video itu juga disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di RT II Kelurahan Delima, Srikandi, Pekanbaru. Dari data CCTV insiden itu terjadi pada Kamis (5/5/2022) sore.<br />"Pungli Mengatasnamakan Pemuda Pancasila, TKP Delima Srikandi," tulis judul keteranagn video di akun Instagram @pkucity, dikutip pada Sabtu (7/5/2022).<br />Akun itu juga menjelaskan kronologi yang berawal dari lelaki paruh baya datang meminta sumbangan atas nama PP, padahal pelaku bukan anggota ormas tersebut.<br />"Kronologi singkat: Pelaku datang minta2 sumbangan ke warga dengan mengatasnamakan PP, padahal dia bukan anggota PP," terang akun itu.<br />Nampak pria berbaju bermotif warga cokelat dengan tangan terikat sabuk duduk diinterogasi sejumlah warga.<br />"Utk itu jika ada oknum yg meminta uang dgn alasan apapun jgn dilayani konfirmasi dulu dgn ketua RT atau Ketua Keamanan Lingkungan," sambungnya.<br />Postingan yang bersumber dari akun @pkukehilangan terdiri dari beberapa slide video dan foto. Ada rekaman CCTV dimana si pelaku ditangkap sejumlah warga setempat.<br />Dalam penuturan pelaku, seperti yang terlihat di video, pelaku mengakui perbuatannya. Ia menyebut bahwa dirinya baru pertama kali melakukan aksinya di daerah Srikandi.<br />Bapak-bapak itu mengaku sebelumnya melakukan aksinya di Marpoyan. Pelaku nekat minta sumbangan secara paksa berdalih untuk menghidupi anak-anaknya.<br />Usai ditangkap, pria yabg tak diketahui namanya itupun meminta maaf kepada seluruh warga.<br />Selain menangkap pelaku, warga juga mengamankan 'proposal sumbangan' dengan kop mengatasnamakan PP Tampan dan daftar orang yang sudah menyumbang.<br />VO/Video Editor: Alda/Yulita Futty Hapsari