KOMPAS.TV, LAMPUNG Satuan Reskrim Polresta Bandar Lampung bersama Satuan TNI menggelar pra rekontruksi kasus pembunuhan yang menewaskan anggota TNI berpangkat prada. <br /> <br />Pada pra rekontruksi ini, melibatkan 11 orang saksi yang dimintai keterangan untuk menceritakan kronologi kejadian pada Minggu (15/5/2022) lalu. <br /> <br />Kompol Devi Sujana Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung menyebut, setidaknya sudah ada 30 orang saksi yang dimintai keterangan, beserta sejumlah barang bukti juga telah diamankan. <br /> <br />Baca Juga Anggota TNI Tewas Usai Berkelahi di Kafe di https://www.kompas.tv/article/289115/anggota-tni-tewas-usai-berkelahi-di-kafe <br /> <br />Kendati demikian, polisi masih menyelidiki motif, serta mencari pelaku pembunuhan terhadap korban. <br /> <br />"Kita lakukan olah TKP untuk memastikan keterangan-keterangan saksi tersebut sesuai fakta yang ada. Untuk perkembangan belum bisa kita sampaikan" terang Devi. <br /> <br />Meninggalnya anggota TNI berpangkat prajurit dua (prada) bernisial AAS ini terjadi pada Minggu (15/5/2022) dini hari. <br /> <br />Sebelum mengembuskan napas terakhir, korban diduga terlibat perkelahian bersama sejumlah pengunjung lainnya hingga tewas akibat luka tusuk di bagian dada. <br /> <br />Baca Juga Ayah Cabuli Anak Kandung Selama 3 Tahun di https://www.kompas.tv/article/289138/ayah-cabuli-anak-kandung-selama-3-tahun <br /> <br />Kafe Tokyo Space juga masih dipasangi garis polisi dan disegel oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung. <br /> <br />Penyegelan dilakukan lantaran pihak kafe dinilai telah melanggar protokol kesehatan (prokes) dengan tetap beroperasi di jam yang sudah ditentukan pemerintah saat masa pandemi Covid-19. <br /> <br />#tnitewasdibunuh #prarekonstruksipembunuhanyni #perkelahian <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/289456/pra-rekontruksi-ungkap-kasus-pembunuhan-anggota-tni
