KOMPAS.TV, LAMPUNG Terhambatnya aktivitas masyarakat akibat banjir rob, membuat salah seorang nelayan secara sukarela mengantar pelajar warga pulau yang hendak menuju ke sekolah. <br /> <br />Pasalnya, sudah sepekan lebih banjir rob berdampak pada lumpuhnya akses jembatan penghubung yang tidak dapat digunakan warga, khususnya anak sekolah. <br /> <br />Padahal, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan warga pulau menuju ke Kota Bandar Lampung. <br /> <br />Baca Juga Jembatan Pulau Pasaran Terendam Banjir Rob di https://www.kompas.tv/article/289935/jembatan-pulau-pasaran-terendam-banjir-rob <br /> <br />Oleh karena itu, Irwanto salah seorang nelayan, setiap pagi hari disibukkan mengantarkan anak-anak ke sekolah. <br /> <br />Dirinya sengaja meluangkan waktu, lantaran merasa prihatin dengan kondisi sejumlah pelajar warga pulau yang kesulitan menuju ke sekolah. <br /> <br />Bahkan, ia rela harus mengantar jemput menggunkan perahu tersebut untuk menuju ke sekolah yang berada di luar pulau. <br /> <br />"Kalau kita dari anak sekolah dulu. Biasanya mulai dari jam setengah 6 sampai jam 7," kata Irwanto relawan perahu banjir rob kepada Kompas.Tv <br /> <br />Baca Juga Banjir Rob Rusak Rumah Warga dan Robohkan Pohon di https://www.kompas.tv/article/289909/banjir-rob-rusak-rumah-warga-dan-robohkan-pohon <br /> <br />Sulitnya akses jalan di Pulau Pasaran, membuat warga berharap agar Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat lebih serius dan mempercepat perbaikan jembatan yang hingga kini belum juga rampung. <br /> <br />#banjirrob #relawanperahu #jembatanrusak <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/290722/nelayan-antarkan-siswa-ke-sekolah-akibat-banjir-rob