MEDAN, KOMPAS.TV - Kelompok nelayan tradisional di Kota Gunungsitoli mendapat pelatihan membuat perahu berbahan fiber glass. <br /> <br />Mereka mengikuti pelatihan dengan panduan instruktur yang menyajikan 20 persen materi dan 80 persen praktik. <br /> <br />Pelatihan yang berlangsung selama satu pekan diharapkan dapat memberi pengetahuan baru kepada nelayan tradisional dan lebih hemat dalam pergantian perahu. <br /> <br />Baca Juga PT Kereta Api Indonesia Lakukan Pengecekan Perawatan Jalur Rel Mulai dari Cikampek Hingga Sukabumi di https://www.kompas.tv/article/297374/pt-kereta-api-indonesia-lakukan-pengecekan-perawatan-jalur-rel-mulai-dari-cikampek-hingga-sukabumi <br /> <br />Aminurahim, instruktur pelatihan menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat karena berbeda dengan perahu kayu yang hanya bisa tahan sampai 4 tahun. <br /> <br />Sementara perahu fiber dapat mencapai usia puluhan tahun. <br /> <br />Kemudian dari segi perawatan, cukup hemat, dan dapat mengurangi kayu yang semakin sedikit dihasilkan dari hutan. <br /> <br />Hal lain yang didapat dari pelatihan ini nelayan mampu memperbaiki perahu sendiri dengan cara yang cukup mudah. <br /> <br />Baca Juga Pemkab Jember Kebut Perbaikan Arena Porprov Jatim VII, Salah Satunya Stadion JSG di https://www.kompas.tv/article/297366/pemkab-jember-kebut-perbaikan-arena-porprov-jatim-vii-salah-satunya-stadion-jsg <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/297382/nelayan-tradisional-asal-kota-gunungsitoli-dilatih-membuat-perahu-fiber
