JAKARTA, KOMPAS.TV - Di tengah relaksasi penggunaan masker di ruang terbuka, potensi penularan covid-19 di tanah air, kian melonjak. <br /> <br />Meski kasus aktif covid-19 nasional masih di bawah 5.000 dalam satu pekan terakhir, angka kasus positif harian konsisten di atas 500 kasus per hari. <br /> <br />6 Juni lalu, angka kasus covid-19 harian masih berada di kisaran 342 kasus, namun, angkanya melonjak mulai 8 Juni, di kisaran 500 kasus per hari. <br /> <br />Pada tanggal 10 Juni, bahkan jumlah kasus positif sempat menyentuh 627 kasus. <br /> <br />Kementerian Kesehatan pun memastikan, lonjakan kasus covid-19 ini, terjadi akibat subvarian omicron BA.4 dan BA.5 yang baru terdeteksi di tanah air, pada 6 Juni lalu. <br /> <br />Subvarian baru ini, juga diduga sudah menjalar menjadi penularan lokal, dan diprediksi puncak gelombang kasusnya akan terjadi pada Juli mendatang. <br /> <br />Kementerian Kesehatan mencatat, per 13 Juni, lima daerah dengan laporan kasus baru covid-19 terbanyak, adalah DKI Jakarta, dengan 348 kasus, Jawa Barat dengan 80 kasus, Banten, dengan 74 kasus, dan Jawa Timur, dengan 25 kasus. <br /> <br />Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria pun, memohon kesadaran masyarakat agar tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. <br /> <br />Akibat ancaman lonjakan baru kasus covid-19 ini, pemerintah pun tengah menimbang untuk memberikan suntikan vaksinasi booster dosis keempat. <br /> <br />Para ahli juga tengah mengkaji, apakah vaksinasi covid-19 harus diulang setiap tahun, seperti vaksin influenza. <br /> <br />Lantas, apakah masyarakat harus kembali mengenakan masker di ruang terbuka? <br /> <br />Pemerintah menekankan, kesadaran warga untuk menjaga kesehatan masing-masing, menjadi kunci, agar Indonesia bisa segera menjalani transisi dari pandemi menuju endemi. <br /> <br />Terlebih, masih ada ancaman kesehatan jangka panjang yang belum sepenuhnya terdeteksi jika terinfeksi covid-19. <br /> <br />Lebih baik hati-hati dan waspada, demi keselamatan diri dan orang tercinta. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/298831/pemerintah-kaji-vaksin-booster-dosis-keempat-antisipasi-kasus-subvarian-baru-covid-19