BANDUNG, KOMPAS.TV - Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali meminta semua pihak menunggu hasil investigasi kericuhan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. <br /> <br />Hal ini disampaikan oleh Menpora, disela kegiatannya di Solo, Jawa Tengah, Minggu malam. <br /> <br />Terkait adanya desakan untuk mencabut izin kompetisi, Menpora menegaskan masih menunggu hasil investigasi. <br /> <br />Turnamen Pramusim Piala Presiden 2022 sejatinya menjadi tolok ukur bagi pelaksanaan kompetisi Liga 1, 2, dan 3. <br /> <br />Namun sayang, hilangnya dua nyawa suporter akibat kericuhan di stadion menjadi gambaran ketidaksiapan panitia dalam pelaksanaan turnamen setelah dua tahun terhenti akibat pandemi. <br /> <br />Evaluasi harus segera dilakukan, regulasi yang ketat juga diperlukan agar tidak ada lagi nyawa yang hilang sia-sia dalam dunia sepak bola Indonesia. <br /> <br />Saat ini, polisi masih mencari tahu penyebab kericuhan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. <br /> <br />Untuk menyelidiki penyebab kericuhan, polisi juga akan berkoordinasi dengan panitia pelaksana dan sejumlah pihak lain. <br /> <br />Polda Jabar juga akan evaluasi pelaksanaan pertandingan kemarin sebelum berikan rekomendasi ke PSSI. <br /> <br />Namun, terkait tewasnya dua suporter Persib, Indonesia Police Watch (IPW) mendesak polri mengusut peristiwa ini. <br /> <br />IPW juga meminta agar turnamen Piala Presiden dihentikan sementara. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/300820/izin-piala-presiden-2022-dicabut-menpora-zainudin-amali-tunggu-hasil-investigasi-polisi
