MAKASSAR, KOMPAS.TV - Balai Besar Karantina Pertanian atau BBKP Kementrian Pertanian Sulawesi Selatan, mengumumkan ekspor umbi porang ke Tiongkok kembali dibuka. <br /> <br />Pasar Tiongkok kembali membuka pintu impor untuk komoditi umbi porang asal Sulawesi Selatan. Setiap pengiriman terdapat dua bentuk permintaan porang yaitu serpih dan bubuk. <br /> <br />Dari tahun 2019 hingga 2021, serpih porang indonesia telah di ekspor ke 27 negara. <br /> <br />Volume dan nilai ekspor setiap tahunnya mencapai 11,7 ribu ton, senilai 531,27 miliar rupiah. 30,1 ribu ton senilai 548,79 miliar rupiah. Dan 6 ribu ton senilai 275,30 miliar rupiah. <br /> <br />Tahun ini, Balai Karantina Pertanian Sulawesi Selatan menargetkan akan mengirim 3 ribu ton umbi porang ke negara tirai bambu. <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br />#ekspor <br /> <br />#porang <br /> <br />#ekonomi <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/302764/ekspor-porang-sulsel-ke-tiongkok-kembali-di-buka
