KOMPAS.TV Aksi cepat tanggap menegaskan pihaknya tidak pernah berurusan dengan teroris. <br /> <br />Namun ACT mengakui ada dana yang disalurkan ke Suriah, namun dana ini bukan untuk aktivitas terorisme melainkan aksi kemanusiaan untuk korban perang. <br /> <br />Wakil Ketua DPR, Sufmi Dacso amat meminta polisi dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bergerak menelusuri dugaan penyaluran dana ACT untuk kegiatan terorisme. <br /> <br />Baca Juga Penuhi Undangan Ibadah Haji dari Kerajaan Arab Saudi, Wapres Ma'ruf Amin Berangkat ke Mekkah di https://www.kompas.tv/article/306157/penuhi-undangan-ibadah-haji-dari-kerajaan-arab-saudi-wapres-ma-ruf-amin-berangkat-ke-mekkah <br /> <br />Jika benar ditemukan adanya transaksi keuangan untuk mendanai kegiatan terorisme, maka DPR mendorong adanya sanksi hukum untuk lembaga. <br /> <br />Sebelumnya PPATK mengklaim telah menyerahkan hasil pemeriksaan transaksi ACT, yang diduga berkaitan dengan aktivitas terorisme kepada lembaga aparat penegak hukum, seperti Densus 88 dan BNPT. <br /> <br />Sementara itu PPATK dalam rilisnya meminta masyarakat lebih bijak berdonasi. <br /> <br />Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan ada indikasi dugaan penyelewengan penggunaan dana yang diterima masyarakat dan pihak lain. <br /> <br />Ada beberapa transaksi yang patut diduga terkait dengan kegiatan kegiatan yang melanggar peraturan perundangan. <br /> <br />Kompas TV bersama narasumber Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi, dan juga Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin akan membahasnya lebih lengkap di Kompas Petang. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/306166/mengungkap-aliran-dana-act-pengamat-temuan-ppatk-harus-dianalisa-densus-88