KLATEN, KOMPAS.TV - Sejumlah perajin di Desa Bero, Klaten, Jawa Tengah sedang disibukkan dengan membuat besek dari bambu. <br /> <br />Besek ini seluruhnya merupakan pesanan yang akan disiapkan untuk Hari Raya Idul Adha mendatang. <br /> <br />Meski pesanan meningkat, dalam sehari para perajin ini hanya mampu menghasilkan 30 buah besek dengan berbagai ukuran karena tenaganya terbatas, dan tidak banyak generasi muda yang mau meneruskan usaha ini. <br /> <br />Tingginya permintaan besek ini lantaran sudah sejak lama pemerintah melarang penggunaan plastik dipakai sebagai pembungkus daging untuk pembagian saat kurban nanti. <br /> <br />Baca Juga Kreatif! Perajin di Semarang Sulap Bunga Kering Jadi Hiasan Rumah yang Cantik dan Unik di https://www.kompas.tv/article/302227/kreatif-perajin-di-semarang-sulap-bunga-kering-jadi-hiasan-rumah-yang-cantik-dan-unik <br /> <br />Perajin yang juga tengah disibukkan untuk memenuhi pesanan adalah perajin tusuk sate. <br /> <br />Menurut perajin, selama 1 pekan terakhir saja lebih dari 20.000 tusuk sate habis dibeli warga. <br /> <br />Meski kebanjiran pesanan, para perajin tetap mengutamakan kualitas tusuk sate yang dihasilkan. <br /> <br />Para perajin memilih tetap menggunakan bambu jenis jawa yang sudah tua, agar tusuk sate yang dihasilkan berkualitas baik dan kokoh. <br /> <br />Kondisi itu menjadi berkah tersendiri, setalah selama 2 tahun terakhir penjualan tusuk sate menurun akibat adanya pembatasan mobilitas. <br /> <br />Kini para perajin bisa kembali mendapat pesanan. <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/306550/berkah-idul-adha-perajin-besek-di-klaten-kebanjiran-pesanan-besek-bambu
