KOMPAS.TV - Perdana Menteri Boris Johnson menyatakan mundur dari jabatannya. Namun tetap menjabat sementara sampai penggantinya terpilih. <br /> <br />Pernyataan mundur Boris Johnson disampaikan saat tekanan dari para koleganya di partai konservatif semakin besar. <br /> <br />Baca Juga Zelensky Sedih PM Inggris Boris Johnson Mengundurkan Diri, Ini yang akan Dirindukannya di https://www.kompas.tv/article/307029/zelensky-sedih-pm-inggris-boris-johnson-mengundurkan-diri-ini-yang-akan-dirindukannya <br /> <br />Boris menyatakan mundur dari jabatannya sebagai ketua partai membuatnya otomatis mundur sebagai Perdana Menteri Inggris. <br /> <br />Sebelumnya, Boris sempat menolak seruan anggota kabinetnya untuk mundur. <br /> <br />Boris ditekan anggota kabinetnya karena masalah etika anggota koalisinya Chris Pincher. Chris ditunjuk Johnson di posisi strategis sebagai pengatur kontribusi partai untuk bisnis parlemen. <br /> <br />Pitcher diskors parlemen pekan lalu dan diselidiki badan pengawas parlemen atas tuduhan pelecehan seksual. <br /> <br />Sementara itu, warga London berharap dengan mundurnya Johnson situasi menjadi lebih baik. <br /> <br />Saat ini partai konservatif tengah menimbang pengganti Boris. <br /> <br />Sejumlah nama muncul diantaranya mantan menteri kesehatan, mantan menteri keuangan, menteri luar negeri, dan menteri pertahanan. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/307158/perdana-menteri-boris-johnson-nyatakan-mundur-dari-jabatannya
