KOMPAS.TV - Insiden adu tembak antar-polisi di rumah Kadiv Propam Polri harus diinvestigasi oleh tim khusus yang dibentuk Kapolri. Sejumlah kejanggalan juga mengiringi kasus ini. <br /> <br />Tim khusus yang dibentuk Kapolri sudah mulai bekerja menyelidiki kasus penembakan di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. <br /> <br />Baca Juga Kata Irjen Napoleon soal Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam Polri: Ini Perkara Mudah, Tak Perlu TGPF di https://www.kompas.tv/article/309287/kata-irjen-napoleon-soal-baku-tembak-di-rumah-kadiv-propam-polri-ini-perkara-mudah-tak-perlu-tgpf <br /> <br />Penulusuran dimulai dengan melakukan olah TKP hingga mendalami hasil otopsi. <br /> <br />Tim juga akan memeriksa saksi-saksi termasuk istri Kadiv Propam putri Ferdy Sambo. <br /> <br />Inspektur Pengawasan Umum atau Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto berjanji pengusutan kasus polisi tembak polisi oleh tim khusus akan terbuka ke masyarakat. <br /> <br />Dari sisi penyelidikan, mantan Kabareskrim Komjen Purnawirawan Ito Sumardi menyebut, CCTV atau kamera pemantau yang dikatakan dalam kondisi rusak saat insiden terjadi akan menyulitkan penyelidikan. <br /> <br />Sementara itu, pengamat kepolisian Bambang Rukminto melihat banyak kejanggalan dari insiden yang terjadi 8 Juli lalu di rumah dinas kadiv propam ini. <br /> <br />Dari awal pengungkapan kasus yang dilakukan 3 hari setelah insiden terjadi sudah jadi kejanggalan. <br /> <br />Dari sisi penanganan kasus, Komnas HAM yang semula disebut Kapolri masuk dalam tim khusus mengatakan tidak akan terlibat langsung. <br /> <br />Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan Komnas HAM akan tetap mengawal kasus ini meskipun tidak termasuk dalam tim khusus yang dibentuk Kapolri. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/309399/tim-khusus-bentukan-kapolri-mulai-selidiki-kasus-baku-tembak-antar-polisi