JAKARTA, KOMPAS TV Pengacara keluarga Brigadir J atau Brigadir Yoshua telah berikan bukti-bukti tambahan soal kematian Yoshua di rumah Irjen Ferdy Sambo. <br /> <br />Dalam gelar perkara, pengacara korban, Kamaruddin Simanjuntak berikan bukti foto dan video luka di jenazah. <br /> <br />"Luka-luka itu bukan didapat dari rumah sakit, tapi didapat di Jambi," ucap Kamaruddin, Rabu (20/7). <br /> <br />Baca Juga Momen Polri saat Ditunjukkan Foto Luka-luka Brigadir Yosua, Pengacara: Menerima,Tidak Ada Perdebatan di https://www.kompas.tv/article/311339/momen-polri-saat-ditunjukkan-foto-luka-luka-brigadir-yosua-pengacara-menerima-tidak-ada-perdebatan <br /> <br />"Polisi keluar dari rumah, lalu dibuka bajunya buru-buru, langsung divideokan dan difoto," lanjutnya. <br /> <br />Kamaruddin membawa foto-foto dan video bekas luka di tubuh Brigadir Yoshua dalam gelar perkara laporan. <br /> <br />Dalam laporannya, Kamaruddin menjelaskan beberapa luka, di antaranya luka diduga leher yang terlilit, luka lebam, dan lainnya. <br /> <br />Ia mengaku tim penyidik dari Polri tak bisa membantah bukti yang ia bawa dari keluarga Brigadir J atau Yoshua. <br /> <br />"Sudah saya jelaskan dengan matang. Ketika saya jelaskan para jenderal-jenderal itu terpesona, tidak ada yang membantah," ungkap Kamaruddin. <br /> <br />"Bukti-bukti yang saya ajukan, baik video maupu foto, maupun surat, sangat otentik tak bisa dibantah," lanjutnya. <br /> <br />Video Editor: Febi Ramdani <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/311342/pengacara-bawa-bukti-pembunuhan-brigadir-yoshua-jenderal-terpesona-tak-bisa-membantah