Surprise Me!

Kronologi TNI AL Tangkap Warga Asing Diduga Mata-mata, Ada Warga Malaysia dan Tiongkok

2022-07-22 174 Dailymotion

NUNUKAN, KOMPAS.TV - Satuan Tugas (Satgas) Marinir Ambalat XXVIII TNI AL Guspurla Koarmada II menangkap tiga Warga Negara Asing (WNA) dan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) diduga mata-mata di Pos TNI AL (POSAL) Sei Pancang, Sebatik, Rabu (20/7). <br /> <br />Ketiga warga asing itu yakni Leo bin Simon (39) berkewarganegaraan Malaysia, Ho Jin Kiat (40) yang juga warga Malaysia serta warga negara Tiongkok bernama Jidong Bai (45). <br /> <br />Mereka ditangkap karena memperlihatkan gerak-gerik mencurigakan di wilayah pertahanan Indonesia maupun di objek vital. <br /> <br />Menurut Dansatgasmar Ambalat XXVIII Kapten Marinir Andreas Parsaulian Manalu mengatakan awalnya petugas mengamankan enam orang. <br /> <br />Baca Juga Pemerintah Kaltara Bangun Pos Lintas Batas Negara dengan Malaysia di Nunukan di https://www.kompas.tv/article/306069/pemerintah-kaltara-bangun-pos-lintas-batas-negara-dengan-malaysia-di-nunukan <br /> <br />Namun, tiga orang lainya merupakan warga Indonesia, yakni Elwin (23), Thomas Randi Rau (40), dan Yosafat bin Yusuf (40). <br /> <br />Kejadian bermula saat prajurit jaga Posal Sei Pancang melihat kendaraan Avanza warna hitam melintas di depan pos. <br /> <br />Selanjutnya diberhentikan oleh prajurit jaga dan dilaksanakan pemeriksaan, setelah diperiksa didapati adanya warga negara asing. <br /> <br />Dalam pemeriksaan lanjutan di dalam pos ditemukan ponsel milik warga negara asing berisi foto-foto bangunan pos penjagaan militer, patok perbatasan, pelabuhan pos lintas batas negara (PLBN). <br /> <br />Pengambilan gambar diduga dilakukan secara sembunyi-sembunyi. <br /> <br />Keenam orang ini sudah diserahkan ke Imigrasi Nunukan untuk dilakukan proses selanjutnya. <br /> <br />Video Editor: Lintang <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/311896/kronologi-tni-al-tangkap-warga-asing-diduga-mata-mata-ada-warga-malaysia-dan-tiongkok

Buy Now on CodeCanyon