KOMPAS.TV, LAMPUNG Seorang kepala sekolah di Kabupaten Lampung Utara menjajakan bendera merah putih dan atribut kemerdekaan lainnya kepada para pelintas jalan. <br /> <br />Bukan tanpa alasan, rupanya hal tersebut dilakukan Tri Wahyuning demi memperoleh keuntungan yang akan ia berikan kepada seorang balita yang mengidap tumor mata. <br /> <br />Biasanya, Tri mulai menjual bendera usai berdinas sebagai Kepala SD Negeri SKPI Lampung Utara. <br /> <br />Baca Juga Bawa Ganja, Seorang Pemuda Diamankan Polisi di https://www.kompas.tv/article/313228/bawa-ganja-seorang-pemuda-diamankan-polisi <br /> <br />Saat dijumpai, dirinya membeberkan alasan mengapa ia memilih berjualan bendera merah putih dan atribut kemerdekaan lainnya. <br /> <br />Hal ini karena sebentar lagi akan memasuki bulan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia sehingga dirinya pun yakin dagangannya akan laris terjual. <br /> <br />"Jualan ini untuk saya berikan ke adek Athar. Adek Athar ini mengidap tumor ganas di mata. Kemudian, keterbatasan ekonomi untuk pengobatan," ujar Tri Wahyuning. <br /> <br />"Jadi, sebenarnya sudah ditangani oleh yayasan, tapi sebisa mungkin kita ngebantu karena adek Athar ini dekat dengan tempat saya bekerja, jadi, saya tergugah untuk membantu," imbuhnya. <br /> <br />Meski kondisi sang balita telah mendapatkan penanganan dari pihak dinas kesehatan dan yayasan setempat. Namun, Tri tetap mengajak setiap dermawan untuk bersedia menyalurkan bantuan kepada keluarga balita tersebut. <br /> <br />Baca Juga Polisi Akan Lakukan Penyidikan Bila Ada Indikasi Korupsi Dinkes Lampung di https://www.kompas.tv/article/313203/polisi-akan-lakukan-penyidikan-bila-ada-indikasi-korupsi-dinkes-lampung <br /> <br />Hal ini karena kondisi keluarga balita tersebut dalam keadaan kurang mampu secara ekonomi. <br /> <br />#kepsekjualbendera #bantuan #tumormata <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/313224/kepala-sekolah-jual-bendera-demi-bantu-penderita-tumor-mata