KOMPAS.TV-Pasien yang akan menjalani operasi, dan memerlukan tindakan anestesi. <br /> <br />Biasanya akan diminta untuk berpuasa, sebelum tindakan operasi. <br /> <br />menyadur Kompas.com, puasa sebelum operasi ditujukan saat proses pembiusan dimulai, sehingga lambung tidak dalam kondisi penuh saat proses pembiusan. <br /> <br />Lantas, berapa lama waktu puasa sebelum operasi? <br /> <br />"Kita tahu lambung kita itu sangat asam dan kalau itu masuk ke jalan napas, masuk ke paru-paru maka itu akan mengakibatkan kerusakan yang berat pada paru-paru", ungkap dr Bambang Pujo Semedi Sp AN-KIC, Ahli Anestesi FK Unair. <br /> <br />Saat dibius orang tidak sadar, maka refleks-refleks yang memproteksi jalan napas hilang. <br /> <br />Sehingga bahan-bahan yang ada di lambung tersebut, bisa masuk di jalan napas dan hal itu bisa berakibat fatal. <br /> <br />Bambang menegaskan, tidak disarankan puasa terlalu lama menjelang operasi, itu justru akan berbahaya. <br /> <br />Puasa menjelang operasi sebaiknya dilakukan 2-6 jam sebelum tindakan operasi. <br /> <br />Pasien yang akan menjalani operasi, dapat puasa dari makanan padat seperti nasi dan daging 6 jam sebelum operasi dilakukan. <br /> <br />Menurut Bambang, jika pasien puasa terlalu lama, misalnya 12 jam, pasien bisa dehidrasi. <br /> <br />Saat dehidrasi dan dimasukkan obat, denyut nadi bisa menurun dan membuat pasien tidak nyaman. <br /> <br />Baca Juga Terkuak Asal Usul Informasi Forensik Pengacara, Soal Luka Detail Brigadir J Saat Autopsi Ulang di https://www.kompas.tv/article/315206/terkuak-asal-usul-informasi-forensik-pengacara-soal-luka-detail-brigadir-j-saat-autopsi-ulang <br /> <br />Editor Video & Grafis: Arief Rahman <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/315536/mengapa-sebelum-operasi-pasien-harus-puasa-dan-sebaiknya-berapa-lama-durasinya
