JAKARTA, KOMPAS TV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky desak sanksi untuk Rusia usai 'bermain-main' dengan nuklir. <br /> <br />Rusia sebelumnya disebut lancarkan serangan ke pembangkit listrik tenaga nuklir di Ukraina. <br /> <br />"Kami secara aktif memberi tahu dunia tentang pemerasan nuklir Rusia, tentang penembakan dan penambangan fasilitas PLTN Zaporizhzhia," ucap Zelensky. <br /> <br />Baca Juga Putin Disebut akan Minta Kim Jong-un Kirim 100.000 Tentara ke Ukraina, Imbalannya Energi dan Gandum di https://www.kompas.tv/article/316116/putin-disebut-akan-minta-kim-jong-un-kirim-100-000-tentara-ke-ukraina-imbalannya-energi-dan-gandum <br /> <br />Ia menyebut komunitas internasional sudah tepat merespons serangan Rusia. Namun, Zelenksy menyebut tindakan harus lebih cepat. <br /> <br />Zelensky mendesak adanya sanksi baru, seiring serangan Rusia ke Ukraina belum mengendur dan mulai 'bermain' dengan nuklir. <br /> <br />Rusia dan Ukraina saling tuding, kedua negara disebut menyerang pusat nuklir. <br /> <br />Sejumlah ahli menyebut saling serang PLTN dan penyimpanan nuklir akan berakibat buruk. <br /> <br />Video Editor: Febi Ramdani <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/317117/zelensky-minta-rusia-diberi-sanksi-usai-bermain-main-dengan-nuklir