MANADO, KOMPAS.TV - Paman Bharada Eliezer alias Bharada E, Royke Pudihang mengaku tidak mengetahui keberadaan kedua orang tua dari Bharada E. <br /> <br />"saat ini kami tidak tahu keberadaan orang tua Bharada E," kata Roy Pudihang saat ditemui di kediamannya di salah satu kompleks perumahan di Kelurahan Mapanget, Manado, Rabu (10/8). <br /> <br />Roy mengaku komunikasi terakhir dengan yang bersangkutan terjadi beberapa minggu yang lalu. <br /> <br />"sebab kontak-kontak terakhir itu beberapa minggu lalu masih ada hubungan, sebelum dia (Bharada E) jadi tersangka," terangnya. <br /> <br />Baca Juga Orang Tua Bharada E Tulis Surat Terbuka untuk Jokowi, Minta Perlindungan karena Takut! di https://www.kompas.tv/article/317572/orang-tua-bharada-e-tulis-surat-terbuka-untuk-jokowi-minta-perlindungan-karena-takut <br /> <br />Dia pun mengaku komunikasi terakhir hanya menanyakan kabar. <br /> <br />"Cuma tanya baik-baik," ujar Roy. <br /> <br />Sesudah itu dirinya dan keluarga dekat yang lain tidak lagi mengetahui di mana keberadaan orang tua Bharada E. <br /> <br />Terkait dengan surat terbuka dari orang tua Bharada E yang sempat beredar, Roy Pudihang memastikan jika surat terbuka itu benar karena bisa tahu dari tulisan dan tanda tangan orang tua Bharada E. <br /> <br />Sebelumnya, Kapolri terlah menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir J alias Brigadir Yoshua. <br /> <br />Ferdy Sambo memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J. <br /> <br />Kini, Ferdy Sambo masih ditempatkan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. <br /> <br />Video Editor: Lintang <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/317616/keluarga-mengaku-tidak-mengetahui-keberadaan-orang-tua-bharada-e