JAKARTA, KOMPAS TV Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK menyebut kembali gagal melakukan asesmen atau berkomunikasi dengan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. <br /> <br />LPSK mengaku bingung dengan sikap Putri Candrawathi, yang mulanya meminta perlindungan tapi tidak antusias. <br /> <br />"Mengenai bu Putri, kami juga bingung, mengajukan permohonan tapi tidak antusias untuk menghubungi LPSK," ucap Ketua LPSK Hasto Atmojo, Rabu (10/8). <br /> <br />Baca Juga Polri Ungkap Momen Bharada E Mengaku Diperintah Menembak oleh Ferdy Sambo, Sempat Hubungi Ortu di https://www.kompas.tv/article/317787/polri-ungkap-momen-bharada-e-mengaku-diperintah-menembak-oleh-ferdy-sambo-sempat-hubungi-ortu <br /> <br />"Barangkali bu Putri memang tidak memhutuhkan layanan perlindungan dari LPSK," lanjutnya. <br /> <br />Hal tersebut diungkapkan usai tim dari LPSK datangi Putri ke kediamannya, di hari yang sama saat Ferdy Sambo ditetapkan menjadi tersangka. <br /> <br />"LPSK sampai saat ini belum bisa menindaklanjuti, assesmen maupun investigasi," ujar Hasto. <br /> <br />Hasto menyebut, kondisi istri Ferdy Sambo masih dipengaruhi trauma. <br /> <br />Tim LPSK bahkan tidak bisa berkomunikasi denga Putri Candrawathi, meski melalui bahasa tulisan. <br /> <br />"Rupanya beliau juga belum bisa memberikan keterangan secara baik secara jelas, rupanya trauma kasih sangat berpengaruh," ungkap Hasto. <br /> <br />"Bahkan ketika kami menawarkan wawancara tertulis, dibalas tertulis, itupun tidak direspons," lanjutnya. <br /> <br />Video Editor: Vila Randita <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/317797/lpsk-gagal-asesmen-istri-ferdy-sambo-kami-juga-bingung-bu-putri-ini
