Surprise Me!

Panas! Debat Mahfud MD VS Arteria Dahlan, Pertanyakan Diamnya DPR di Kasus Sambo!

2022-08-23 115 Dailymotion

JAKARTA, KOMPAS.TV Menko Polhukam sekaligus Ketua Kompolnas mempertanyakan diamnya DPR di kasus Irjen Ferdy Sambo atau kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J. <br /> <br />Menurut Mahfud MD ketika kasus pembunuhan Brigadir J mulai memanas, DPR malah diam dan bukan ikut mendorong kasus ini diungkap. <br /> <br />"Tetapi, ketika sudah memanas, sudah menuju ke ini (tersangka) kok tidak ada suara dari sini (DPR). Mana nih kok DPR diam? Harusnya ikut bersama saya mendorong mengungkap kasus ini." <br /> <br />Mahfud menambahkan bahwa hukum merupakan produk politik. Karenanya, ia tidak bisa jalan sendiri kalau tidak ada tindakan politik yang mendorongnya. <br /> <br />Baca Juga Debat Panas! Mahfud MD VS Desmond Mahesa Soal Keberadaan Kompolnas di Kasus Brigadir J di https://www.kompas.tv/article/321518/debat-panas-mahfud-md-vs-desmond-mahesa-soal-keberadaan-kompolnas-di-kasus-brigadir-j <br /> <br />"Hukum itu kan produk politik, tidak bisa hukum jalan sendiri kalau tidak ada suasana politik yang mendorongnya. Pro Justicia-nya kita dorong dari gerakan-gerakan politik," ucap Mahfud. <br /> <br />Belakangan, pernyataan Mahfud soal diamnya anggota DPR itu direspons oleh anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan. <br /> <br />Arteria mengatakan, lembaga legislatif tak diam dalam melihat kasus dugaan pembunuhan Brigadir J yang menjerat mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. <br /> <br />"Baik dan buruknya Polri adalah baik buruknya Komisi III. Kita tidak genit dan kita tidak berusaha membuat kegaduhan baru," ujar Arteria. <br /> <br />"Saya bicara bagaimana kita tertib bernegara. Dalam pasal 2 Perpres 17 2017 itu (Kompolnas) berpedoman dalam tata pemerintahan yang baik menjalankan fungsional kinerja Polri," ucap Arteria. <br /> <br />Video Editor: Bara Bima <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/321534/panas-debat-mahfud-md-vs-arteria-dahlan-pertanyakan-diamnya-dpr-di-kasus-sambo

Buy Now on CodeCanyon