JAKARTA, KOMPAS.TV - Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap Kuat Ma'ruf sempat akan melarikan diri. <br /> <br />Kuat berencana melarikan diri setelah polisi menetapkan Bharada Eliezer sebagai tersangka. <br /> <br />Niat kuat untuk melarikan diri terbaca polisi dan berhasil ditangkap. <br /> <br />Baca Juga Usai Hadiri Rapat Dengar Pendapat, Kapolri : Kami Buktikan Polri Bekerja Secara Transparan di https://www.kompas.tv/article/322180/usai-hadiri-rapat-dengar-pendapat-kapolri-kami-buktikan-polri-bekerja-secara-transparan <br /> <br />Kuat Maruf merupakan asisten rumah tangga dan sopir pribadi keluarga Sambo, satu-satunya tersangka dari pihak sipil yang terlibat dalam pembunuhan berencana. <br /> <br />Nama Kuat juga muncul saat kekasih Yosua, Vera menjelaskan jika pada tanggal 7 Juli 2022 atau sehari sebelum Yosua tewas, Yosua diancam dibunuh oleh pihak yang disebut "Skuad". <br /> <br />Belakangan Komnas HAM mengetahui bahwa yang dimaksud Vera adalah Kuat Ma'ruf. <br /> <br />Dalam kasus pembunuhan berencana 8 Juli 2022 silam, Kuat diduga terlibat dan ikut menyaksikan penembakan Brigadir Yosua. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/322184/jenderal-listyo-sigit-prabowo-sebut-kuat-ma-ruf-sempat-berencana-melarikan-diri-namun-ketahuan