JAKARTA, KOMPAS TV Komnas HAM membuka kemungkinan adanya penembak lain selain Bharada E atau Eliezer dan Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Yosua. <br /> <br />Hal tersebut disampaikan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, yang menyebut semua akan dibuktikan dalam uji balistik dan rekonstruksi. <br /> <br />Baca Juga Bharada Eliezer Sebut Akan Konsisten Melaksanakan Rekonstruksi Sesuai BAP di https://www.kompas.tv/article/323581/bharada-eliezer-sebut-akan-konsisten-melaksanakan-rekonstruksi-sesuai-bap <br /> <br />"Yang penting membuktikan hubungan antar peristiwa di mana Ferdy Sambo perintahkan anak buahnya, atau sama sama mengeksekusi Yosua," ucap Ketua Komnas HAM, Senin (29/8). <br /> <br />"Saya kira nanti bukti balistik, senjata dan macem-macem akan membuktikan. Siapa sesungguhnya yang menembak, satu orang? Dua orang? Atau mungkin saja lebih dari dua orang," lanjutnya. <br /> <br />Komnas HAM terus berkoordinasi dengan penyidik terkait perkembangan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua. <br /> <br />Hari Selasa (30/8), penyidik akan libatkan Komnas HAM dalam rekonstruksi kejadian pembunuhan Yosua. <br /> <br />Seluruh tersangka disebut akan dihadirkan dalam rekonstruksi, termasuk Ferdy Sambo dan Bharada E. <br /> <br />Video Editor: Febi Ramdani <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/323587/komnas-ham-soal-penembak-yosua-mungkin-saja-lebih-dari-dua-orang