JAKARTA, KOMPAS.TV - Dampak dari kenaikan harga BBM mulai dirasakan oleh masyarakat, khususnya harga kebutuhan bahan pokok. <br /> <br />Di pasar tradisional, harga sejumlah kebutuhan bahan pokok mulai merangkak naik, diantaranya harga cabai yang naik hingga Rp 10.000. <br /> <br />Sementara itu, cabai rawit naik sebesar Rp 15.000 dan bawang merah naik Rp 5.000. <br /> <br />Selain cabai dan bawang, harga beras juga mengalami kenaikan hingga Rp 1.000 per kilogram. <br /> <br />Yang juga perlu diantisipasi rambatan dampak kenaikan BBM adalah harga barang-barang, terutama kebutuhan pokok dan pangan. <br /> <br />Baca Juga Gudang Pengolahan Kayu Terbakar, Pemilik Rugi 200 Juta di https://www.kompas.tv/article/325644/gudang-pengolahan-kayu-terbakar-pemilik-rugi-200-juta <br /> <br />Pedagang pasar tradisional di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten mengatakan hampir semua bahan pangan naik mengikuti pemberlakuan harga baru BBM. <br /> <br />Kenaikan harga paling terasa pada komoditas cabai dan sayur mayur. <br /> <br />Imbas kenaikan harga BBM juga berdampak terhadap rumah makan warung tegal. <br /> <br />Meski harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan, pemilik warteg sampai saat ini masih berusaha untuk mempertahankan harga lama, meski dengan keuntungan yang sedikit agar tidak ditinggal oleh pelanggan. <br /> <br />Baca Juga BBM Naik, Angkutan Umum & Ojek Kian Terjepit di https://www.kompas.tv/article/325640/bbm-naik-angkutan-umum-ojek-kian-terjepit <br /> <br /> <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/325662/makin-merembet-tak-karuan-harga-bahan-pokok-ikut-merangkak-naik
