SAMARINDA, KOMPAS.TV - Beginilah suasana lokasi tempat pelalangan ikan laut, di Jalan Selili, Samarinda Kalimantan Timur. <br /> <br />Kesibukan para nelayan dan pedagang ikan menjual hasil tangkapan sudah terlihat sejak pagi. <br /> <br />Tak hanya itu, para penjual ikan dari luar daerah juga berkumpul di lokasi ini untuk membeli ikan. <br /> <br />Namun kenaikan harga BBM berimbas pada kenaikan harga ikan di tempat pelelangan ini. <br /> <br />Kenaikan terjadi karena hasil tangkapan laut yang semakin menurun, lantaran banyak nelayan yang tidak melaut akibat harga BBM bersubsidi cukup mahal. <br /> <br />Ambo, salah satu nelayan menjelaskan banyak para pedagang saat ini mengeluh akibat harga ikan yang mengalami lonjakan. <br /> <br />Kenaikan harga ikan di pelelangan ikan antara Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per kilo gram. <br /> <br />Salah seorang penjual ikan keliling mengaku, harga ikan yang ia jual naik usai pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi. <br /> <br />Hal ini disebabkan ongkos oprasional yang harus ditanggung saat berkeliling menjajakan ikannya. <br /> <br />Para penjual ikan berharap, secepatnya pemerintah membantu nelayan dan masyarakat untuk menstabilkan kembali harga ikan. <br /> <br />Terutama membantu nelayan yang sebagai tumpuan untuk memenuhi hasil ikan laut. <br /> <br />Baca Juga Profil Ponpes Gontor: Dari Kisah Abad ke-18, Lahirkan Banyak Ulama dan Cendekiawan Muslim di https://www.kompas.tv/article/326533/profil-ponpes-gontor-dari-kisah-abad-ke-18-lahirkan-banyak-ulama-dan-cendekiawan-muslim <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/326537/dampak-kenaikan-harga-bbm-harga-ikan-di-samarinda-alami-kenaikan
