Surprise Me!

Dampak BBM Naik, Petani di Madiun Keluhkan Ongkos Solar yang Tinggi untuk Mesin Diesel Irigasi Sawah

2022-09-13 4 Dailymotion

MADIUN, KOMPAS.TV - Kenaikan harga BBM terutama jenis solar, begitu dirasakan petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. <br /> <br />Dampak kenaikan harga solar, membuat biaya irigasi sawah menggunakan mesin diesel, meningkat. <br /> <br />Masalah dalam produksi tanaman pertanian terus dihadapi oleh para petani di Kabupaten Madiun. <br /> <br />Setelah beberapa waktu lalu, yakni pada musim panen kedua sebagian petani mengalami gagal panen karena serangan hama, kini petani dihadapkan dengan naiknya harga bahan bakar minyak jenis solar. <br /> <br />Baca Juga Meski Harga BBM Naik, Tiket Transjakarta Tetap Seperti Sebelumnya! di https://www.kompas.tv/article/327876/meski-harga-bbm-naik-tiket-transjakarta-tetap-seperti-sebelumnya <br /> <br />Seperti yang dialami petani di Desa Kaibon, Kecamatan Geger. <br /> <br />Naiknya harga solar dari Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter, membuat ongkos produksi terutama pembelian solar untuk mesin diesel irigasi, menjadi bertambah. <br /> <br />Padahal, setiap harinya petani membutuhkan sekitar 15 sampai 20 liter BBM jenis solar untuk dapat mengairi sawah seluas satu hektar. <br /> <br />Ditambah lagi solar untuk mesin bajak sawah yang juga membutuhkan sekitar 10 liter sekali membajak. <br /> <br />Selain harga BBM, mahalnya pupuk juga menjadi keluhan petani. <br /> <br />Besar harapan petani pada musim panen yang akan datang, hasil panen dapat melimpah. <br /> <br />Agar biaya produksi yang tergolong cukup tinggi selama masa perawatan padi dapat tertutupi. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/327909/dampak-bbm-naik-petani-di-madiun-keluhkan-ongkos-solar-yang-tinggi-untuk-mesin-diesel-irigasi-sawah

Buy Now on CodeCanyon