SIDOARJO, KOMPAS.TV - Baru saja bergabung dengan salah satu perguruan silat, seorang remaja di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, meninggal dunia. <br /> <br />Ia mengalami pendarahan hebat, diduga akibat pukulan dan tendangan yang dilakukan sejumlah senior di perguruan silatnya. <br /> <br />Korban sempat dibawa ke RSUD Sidoarjo pada Minggu siang. <br /> <br />Delapan jam mendapat perawatan intensif, namun nyawa korban tidak tertolong. <br /> <br />Baca Juga Cerita Alumni Gontor soal Tradisi Santri Senior-Junior: Kekerasan Diharamkan di Pondok di https://www.kompas.tv/article/326778/cerita-alumni-gontor-soal-tradisi-santri-senior-junior-kekerasan-diharamkan-di-pondok <br /> <br />Korban diketahui baru tiga bulan bergabung dengan perguruan silat. <br /> <br />Awalnya orangtua korban tak mengira anaknya menjadi korban perundungan para senior di perguruan silat. <br /> <br />Namun, sejumlah rekan korban yang melihat peristiwa itu, menceritakan nya kepada orangtua korban. <br /> <br />Meski demikian, tak ada satupun dari pelatih maupun senior korban yang mengaku. <br /> <br />Orangtua korban pun akhirnya melaporkan peristiwa yang dialami anaknya ke Polresta Sidoarjo. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/328049/pelajar-di-sidoarjo-tewas-diduga-jadi-korban-penganiayaan-senior-di-perguruan-silat