Surprise Me!

Tergiur Harga Murah Petani di Jember Beli Pupuk Palsu, Tanaman Jadi Rusak dan Kerdil!

2022-09-14 21 Dailymotion

JEMBER, KOMPAS.TV - Peredaran pupuk jenis NPK Phonska yang diduga palsu terjadi di Jember, Jawa Timur. <br /> <br />Salah satunya di Desa Candi Jati, Kecamatan Arjasa. <br /> <br />Kemasan pupuk asli dan yang diduga palsu, mirip. <br /> <br />Begitu juga dengan tekstur butiran pupuk. <br /> <br />Namun warna pupuk yang diduga palsu, terlihat lebih pudar dan lebih mudah hancur, dibanding pupuk asli. <br /> <br />Baca Juga Dampak BBM Naik, Petani di Madiun Keluhkan Ongkos Solar yang Tinggi untuk Mesin Diesel Irigasi Sawah di https://www.kompas.tv/article/327909/dampak-bbm-naik-petani-di-madiun-keluhkan-ongkos-solar-yang-tinggi-untuk-mesin-diesel-irigasi-sawah <br /> <br />Pupuk yang diduga palsu juga tidak larut dengan tanah, meskipun telah ditabur lebih dari tujuh hari. <br /> <br />Petani membeli pupuk NPK Phonska yang diduga palsu, dari pedagang keliling seharga Rp150 ribu per sak 50 kilogram, lebih murah dibanding dengan harga di kios resmi, yaitu Rp750 ribu. <br /> <br />Akibat pemakaian pupuk yang diduga palsu tersebut, tanaman jagung petani menjadi menguning, rusak, dan kerdil tidak sesuai usia normalnya. <br /> <br />Untuk memastikan, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Jember akan melakukan uji laboratorium pada pupuk yang diduga palsu tersebut. <br /> <br />Petani juga diimbau, agar tidak mudah percaya dengan pedagang keliling yang menawarkan pupuk dengan harga yang jauh lebih murah. <br /> <br />Terbatasnya pupuk bersubsidi, dinilai menjadi salah satu alasan yang membuat petani tergiur tawaran pupuk yang lebih murah namun diduga palsu. <br /> <br />Sebagian petani memilih beralih ke pupuk organik, yang terbuat dari kotoran hewan. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/328380/tergiur-harga-murah-petani-di-jember-beli-pupuk-palsu-tanaman-jadi-rusak-dan-kerdil

Buy Now on CodeCanyon