GORONTALO, KOMPAS TV - Eceng Gondok di Danau Limboto Kabupaten Gorontalo kerap menjadi masalah bagi warga sekitar karena dianggap mengganggu tertutupnya permukaan air, mengakibatkan aktivitas transportasi air seperti perahu nelayan dan penumpang terganggu. <br /> <br />Bahkan eceng gondok tak jarang mengotori sungai dan laut di Kota Gorontalo. <br /> <br />Namun siapa sangka sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo mengubah eceng gondok menjadi pasta gigi bernilai ekonomis. <br /> <br />Produksi pasta gigi dari daun eceng gondok ini bermula dari eceng keprihatinan mahasiswa melihat Danau Limboto yang terus ditutupi oleh eceng gondok. <br /> <br />Menurut mahasiswa eceng gondok ini tak hanya bisa dibuat untuk kerajinan namun memiliki senyawa aktif yang bisa membersihkan gigi dan mulut. <br /> <br />Dalam proses pembuatan mahasiswa memproduksi 30 pasta gigi dari daun eceng gondok dalam sehari dengan ukuran 50 hingga 100 gram. <br /> <br />Saat ini pasta gigi yang diberi nama Ec-Den sudah diperjual belikan di Lingkungan Kampus Universitas Negeri Gorontalo dengan harga jual 8 ribu rupiah dan 15 ribu rupiah. <br /> <br /> <br /> <br />#ecenggondok <br /> <br />#mahasiswa <br /> <br />#pastagigi <br /> <br />#universitasnegerigorontalo <br /> <br />#gorontalo <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/330085/mahasiswa-produksi-pasta-gigi-dari-daun-eceng-gondok
