SEMARANG, KOMPAS.TV - Naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), berimbas terhadap naiknya sejumlah bahan pokok di pasaran. <br /> <br />Beras yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, harganya naik; hal ini dirasa memberatkan warga. <br /> <br />Harga beras di sejumlah agen beras di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, dalam dua pekan terakhir ini terus mengalami kenaikan. <br /> <br />Naiknya harga BBM menjadi salah satu faktor harga beras naik, mulai dari tingkat agen sampai pengecer. <br /> <br />Kenaikan harga beras berkisar Rp 1.000-2.000 per kilogram. <br /> <br />Salah seorang pedagang beras mengatakan kenaikan harga beras banyak dikeluhkan para pembeli. <br /> <br />Kenaikan harga beras imbas dari naiknya harga bahan bakar minyak. <br /> <br />Di Pasar Bulu Kota, Semarang, Jawa Tengah, sejumlah bahan pokok ada yang harganya naik ada juga yang stabil. <br /> <br />Harga telur saat ini cenderung stabil yakni berkisar Rp 25.000 per kilogram. <br /> <br />Minyak goreng curah juga stabil yakni dikisaran Rp 12.500 per kilogram. <br /> <br />Para pedagang berharap harga sembako bisa stabil atau bahkan turun. <br /> <br />Sebab, jika harga sembako terus naik tentunya akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat yang menurun. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/330382/imbas-bbm-naik-harga-bahan-pangan-di-sejumlah-daerah-ikut-menjulang
