JAYAPURA, KOMPAS.TV - Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Dean Mackbon, meminta ribuan masyarakat pendukung yang berada di kediaman Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kembali ke rumah masing-masing. Karena dikhawatirkan akan mengganggu ketertiban masyarakat dan kesehatan Gubernur Lukas Enembe. <br /> <br />Hampir 2 pekan sudah, ribuan massa pendukung dan simpatisan masih menduduki kediaman Gubernur Papua, Lukas Enembe, di Koya. Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pasca penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. <br /> <br />Ribuan masyarakat ini memilih bertahan di kediaman Gubernur Papua dengan maksud menjaga Lukas Enembe agar tidak dijemput paksa oleh komisi pemberantasan korupsi. <br /> <br />Dengan kondisi ini, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Dean Mackbon, menghimbau masyarakat untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Mengingat tindakan massa ini dapat menimbulkan gangguan kamtibmas di Koya. Serta dapat berdampak juga bagi kesehatan Gubernur yang sementara dalam perawatan sakit. <br /> <br />Sementara itu, pasca aksi demo yang terjadi pada selasa kemarin, situasi di Kota Jayapura aman kondusif. Aktivitas masyarakat sudah kembali berjalan normal. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/330650/polisi-imbau-pendukung-gubernur-papua-kembali-ke-rumah
