KEDIRI, KOMPAS.TV - Puluhan calon jemaah umrah melaporkan biro umrohnya ke Polres Kediri Kota Jawa Timur, pada Kamis (29/9/2022). Mereka merasa ditipu karena hingga waktu pemberangkatan tiba, visa dan tiket belum juga jadi. <br /> <br />Calon jemaah umroh itu berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Mereka mendatangi Polres Kediri Kota untuk melaporkan dugaan penipuan, yang dilakukan oleh biro umrohnya. <br /> <br />Baca Juga Tabungan Umroh 70 Juta Milik Pedagang Sembako Raib Dicuri Maling di https://www.kompas.tv/article/295292/tabungan-umroh-70-juta-milik-pedagang-sembako-raib-dicuri-maling <br /> <br />Dugaan penipuan mencuat saat puluhan calon jemaah umroh hendak berangkat ke tanah suci, namun tiba-tiba biro umroh memberi tahu bahwa visa dan tiket belum jadi. Akibatnya, mereka gagal berangkat umroh. <br /> <br />Total ada 69 calon jemaah umroh yang gagal berangkat. Masing-masing jamaah umroh telah membayar uang 30 hingga 35 juta rupiah. Total kerugian yang dialami calon jemaah umroh mencapai 2 miliar rupiah. <br /> <br /> <br /> <br />#JemaahUmroh #BiroUmroh #Penipuan <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/333322/gagal-berangkat-jemaah-umroh-laporkan-pengelola-biro-umroh-ke-polisi
