JAKARTA, KOMPAS.TV - Masuknya dua mantan pegawai KPK Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang sebagai penasihat hukum Putri Candrawati dan Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua menjadi sorotan. <br /> <br />Salah satu yang mengkritisi adalah mantan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo. <br /> <br />Baca Juga Persidangan Makin Dekat, Pengacara Ingin Jaksa Tidak Menahan Putri Candrawathi di https://www.kompas.tv/article/333041/persidangan-makin-dekat-pengacara-ingin-jaksa-tidak-menahan-putri-candrawathi <br /> <br />Mantan rekan kerja Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang di KPK Yudi Purnomo terkejut mengetahui temannya menjadi tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. <br /> <br />Yudi berharap dua rekannya mundur dan mengikti sikap masyarakat yang menilai ada banyak ketidakadilan dalam kasus ini. <br /> <br />Menanggapi sorotan terhadap langkahnya yang membela istri Sambo. Febri Diansyah mengaku menjadi pengacara istri Sambo karena ingin hak-hak Putri sebagai tersangka terpenuhi selama proses persidangan. <br /> <br />Febri Diansyah dikenal sebagai aktivis antikorupsi Indonesia Corruption Watch (ICW) dan juru bicara KPK sebelum mundur di tahun 2020. <br /> <br />Sementara Rasamala Aritonang pernah menjadi tim biro hukum KPK. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/333442/sejumlah-pihak-kritik-eks-dua-mantan-pegawai-kpk-jadi-pengacara-putri-candrawathi