JAKARTA, KOMPAS TV Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas akan turun tangan dalam pengumpulan fakta tragedi Kanjuruhan. <br /> <br />Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto soroti sejumlah hal terkait peran kepolisian dalam pengamanan laga Arema kontra Persebaya tersebut. <br /> <br />"Kami dari Komponas besok akan turun ke sana untuk mengumpulkan data dan informasi," ucap Benny, Minggu (2/10). <br /> <br />Baca Juga Usut Tuntas Tragedi Stadion Kanjuruhan, Penggunaan Gas AIr Mata jadi Sorotan! di https://www.kompas.tv/article/334319/usut-tuntas-tragedi-stadion-kanjuruhan-penggunaan-gas-air-mata-jadi-sorotan <br /> <br />"Masalah SOP, apakah sudah dilakukan briefing ketika persiapan kepada seluruh anggota? Kemudian juga ketentuan yang berlaku, apakah sudah disampaikan pada seluruh anggota?" ucapnya. <br /> <br />Benny soroti soal berbalas surat antara kepolisian dan PT LIB tentang waktu pelaksanaan laga. <br /> <br />Nantinya Kompolnas akan mendalami motivasi dari PT LIB selaku operator liga yang ngotot atau bersikukuh laga digelar malam. <br /> <br />"Beredar surat dari Kapolres yang sudah meminta panitia menganti waktu bukan malam-malam tetapi sore," ucap Benny. <br /> <br />"Mereka (PT LIB) tetap ingin dilaksanakan pada jam itu (20.00 WIB)," lanjutnya. <br /> <br />"Nantinya dalam pendalaman, tentunya perlu digali kenapa harus demikian padahal sudah ada saran dari aparat, motivasinya apa nantinya akan terungkap," <br /> <br />Tragedi Kanjuruhan menewaskan total 125 orang. Mayoritas korban meninggal usai berdesakan keluar stadion. <br /> <br />Video Editor: Bara Bima <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/334327/kompolnas-dalami-keputusan-pt-lib-ngotot-gelar-laga-malam-di-kanjuruhan
