JAKARTA, KOMPAS TV Tim Gabungan Independen Pencari Fakta atau TGIPF Kanjuruhan temukan dugaan laga malam di Kanjuruhan digelar demi mengekomodir iklan rokok. <br /> <br />Hal tersebut disampaikan oleh anggota TGIPF Rhenald Kasali, yang mendengar dari sejumlah sumber. <br /> <br />"Tadi kami juga mendengar, ada yang mengatakan mungkin salah satunya mengakomodir, mungkin ya, mengakomodir iklan rokok yang baru diizinkan keluar jam setengah 10 malam," ucap Rhenald di Jakarta, Senin (10/10). <br /> <br />Baca Juga Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolda Jatim Dicopot dari Jabatannya di https://www.kompas.tv/article/336847/buntut-tragedi-kanjuruhan-kapolda-jatim-dicopot-dari-jabatannya <br /> <br />Rhenald dan tim telah mendalami terkait tawar-menawar jadwal pertandingan antara kepolisian dan pihak liga. <br /> <br />Ia mempertanyakan mengapa polisi bisa kalah dan laga Arema vs Persebaya tetap digelar malam hari. <br /> <br />"Ada surat dari Kapolres yang meminta agar dilaksanakan sore hari. Kemudian diminta oleh PT LIB dilakukan malam hari," ucap Rhenald. <br /> <br />"Mengapa polisi kalah dan harus tetap dijalankan malam hari?" lanjutnya. <br /> <br />Tragedi Kanjuruhan terjadi usai laga Arema vs Persebaya 1 Oktober 2022. Penonton yang berdesakan keluar kehabisan napas dan terinjak. <br /> <br />Hingga saat ini tragedi mencatatkan 131 korban jiwa. Enam tersangka telah ditetapkan dalam kasus ini. <br /> <br />Video Editor: Mukhamad Rengga <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/336860/tgipf-duga-ada-kepentingan-iklan-rokok-di-balik-laga-malam-tragedi-kanjuruhan
