JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara menyampikan hasil investigasi Tragedi Kanjuruhan, termasuk memeriksa seluruh senjata yang menembakan gas air mata saat kejadian. <br /> <br />Komnas HAM melakukan serangkaian pemantauan dan penyelidikan awal terkait Tragedi Kanjuruhan mulai dari 2-10 Oktober, diantaranya memintai keterangan ke sejumlah pihak mulai dari manajemen dan pengurus Arema FC, pemain Arema hingga ke sejumlah rumah sakit yang merawat korban Kanjuruhan. <br /> <br />Baca Juga Komnas HAM Punya Video Kunci Penyebab Tragedi Kanjuruhan di https://www.kompas.tv/article/337260/komnas-ham-punya-video-kunci-penyebab-tragedi-kanjuruhan <br /> <br />Selain itu, Beka Ulung Hapsara juga menyebut pihak Komnas HAM juga mendapat sebuah video eksklusif dari saksi dan korban yang belum pernah beredar di media sosial. <br /> <br />Sedangkan, untuk gas air mata yang ditemukan di TKP masih dalam proses uji laboraturium. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/337413/pihak-komnas-ham-sebut-kantongi-video-eksklusif-yang-jadi-penyebab-tragedi-kanjuruhan