JEMBRANA, KOMPAS TV - Seperti inilah kondisi di Banjar Biluk Poh Kangin Kelurahan Tegalcangkring Senin (17/10) pagi. Banjir bandang telah memporakporandakan kawasan ini. <br /> <br />Belasan rumah warga rusak parah akibat tersapu banjir bandang. Kayu hutan yang ukurannya cukup besar berserakan di pinggir jalan, bahkan merusak rumah warga. <br /> <br />Jembatan Biluk Poh Kangin yang merupakan jalur utama Gilimanuk menuju Denpasar dan sebaliknya, lumpuh akibat banyaknya kayu yang melintang di atas jembatan. <br /> <br />Antrean kendaraan yang akan menuju Denpasar akibat kejadian ini mencapai lebih dari 8 kilometer. Bahkan para sopir ini mengaku sudah terjebak antrean lebih dari 9 jam. <br /> <br />Mereka juga mengaku mendapat informasi jika jalur alternatif Singaraja Denpasar juga terputus akibat banjir, sehingga mereka memilih tetap bertahan hingga proses pembersihan kayu selesai dilakukan. <br /> <br />Puluhan rumah warga yang rusak parah akibat banjir bandang kini terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. <br /> <br />Selain merusak belasan rumah warga dan melumpuhkan jalur utama Denpasar Gilimanuk, banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jembrana ini juga mengakibatkan satu korban jiwa. <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br /> <br />#banjirbandang #banjar_biluk_poh_kangin #jembrana <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/339207/banjir-bandang-lumpuhkan-jalur-denpasar-gilimanuk