Aku tahu, kamu lahir dari<br />Cantik utuh cahaya rembulan<br />Sedang aku dari badai marah riuh yang berisik<br />Juga banyak hal-hal yang sedih<br /><br />Tapi menurut aku, kamu cemerlang<br />Mampu melahirkan bintang-bintang<br />Menurutku, ini juga kar'na hebatnya badaimu<br />Juga kar'na lembutnya tuturmu<br /><br />'Tuk petualangan ini<br />Mari kita ketuk pintu yang sama<br />Membawa amin paling serius<br />Seluruh dunia<br /><br />Bayangkan betapa cantik dan lucunya<br />Gemuruh petir ini<br />Disanding rintik-rintik yang gemas<br />Dan merayakan<br />Amin paling serius seluruh dunia<br /><br />Aku tahu, kamu tumbuh dari<br />Keras kasar sebuah kerutan<br />Sedang aku dari pilu, aman yang ternyata palsu<br />Juga semua yang terlalu baik<br /><br />Tapi menurut aku, kamu cemerlang<br />Mampu melahirkan bintang-bintang<br />Menurutku, ini juga kar'na lembutnya sikapmu<br />Juga sabarmu yang nomor satu<br /><br />'Tuk petualangan ini<br />Mari kita ketuk pintu yang sama<br />Membawa amin paling serius<br />Seluruh dunia<br /><br />Bayangkan betapa cantik dan lucunya<br />Gemuruh petir ini<br />Disanding rintik-rintik yang gemas<br />Dan merayakan<br />Amin paling serius seluruh dunia<br /><br />Amin paling serius seluruh dunia
