Surprise Me!

Satu Bulan Pasca Tragedi Kanjuruhan, Sang Ayah Minta Dilakukan Otopsi pada Kedua Anaknya

2022-11-05 224 Dailymotion

MALANG, KOMPAS.TV - Otopsi dua korban Tragedi Kanjuruhan, dilakukan Sabtu (5/11) pagi, di TPU Desa Sukolilo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. <br /> <br />Polisi meminta perhimpunan Dokter Forensik Indonesia, melaksanakan otopsi. <br /> <br />Sebanyak 250 personel gabungan, dikerahkan untuk menjaga proses otopsi. <br /> <br />Garis polisi, juga dibentangkan di depan tenda tempat pelaksanaan otopsi. <br /> <br />Baca Juga TGIPF Temukan Fakta Ada Pihak yang Mencoba Halangi Proses Otopsi Korban Tragedi Kanjuruhan di https://www.kompas.tv/article/343132/tgipf-temukan-fakta-ada-pihak-yang-mencoba-halangi-proses-otopsi-korban-tragedi-kanjuruhan <br /> <br />Otopsi dilakukan pada dua jenazah korban Tragedi Kanjuruhan, yakni Natasya dan Nayla. <br /> <br />Otopsi dipimpin oleh Ketua Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia, PDFI Jatim, Nabil Bahasuan, di dalam area steril di TPU Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. <br /> <br />Sementara itu, ayah dari dua korban Tragedi Kanjuruhan, yang hari ini diotopsi sempat histeris dan pingsan, saat menyaksikan pihak kepolisian dan dokter forensik mulai menggali makam. <br /> <br />Kedua korban yang diotopsi, merupakan kakak beradik berusia 16 dan 13 tahun, yang tewas dan menjadi korban tragedi Stadion Kanjuruhan, (1/10) lalu. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/345342/satu-bulan-pasca-tragedi-kanjuruhan-sang-ayah-minta-dilakukan-otopsi-pada-kedua-anaknya

Buy Now on CodeCanyon