TEMPO.CO - Gambar tangkapan layer ini beredar di media sosial. Katanya ditemukan banyak ranjau bawah laut milik militer Cina di lokasi tenggelamnya kapal selam milik TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala 402.<br /><br />Klaim tersebut beredar pada 21 April 2021 lalu, setelah KRI Nanggala 402 hilang kontak saat mengikuti latihan tempur di perairan Bali, lalu dinyatakan tenggelam ke dasar laut. <br /><br />Narasi itu terdapat dalam gambar tangkapan layar sebuah cuitan di Twitter pada 26 April 2021. Namun, benarkah klaim tersebut? Mari kita cek faktanya!<br /><br /><br /><br />Subscribe: https://www.youtube.com/c/tempovideochannel<br /><br />Official Website: https://www.tempo.co<br />Official Video Channel on Website: https://video.tempo.co<br />Facebook: https://www.facebook.com/TempoMedia<br />Instagram:https://www.instagram.com/tempodotco/<br />Twitter: https://twitter.com/tempodotco<br /><br />__<br />Benarkah KRI Nanggala 402 Tenggelam karena Ranjau Bawah Laut Militer Cina?<br />#Tempo #Tempodotco #KRINanggala402
