JAKARTA, KOMPAS.TV Komisi Yudisial (KY) telah mengirimkan tim rahasia untuk mengisi gerak-gerik hakim yang mengadili kasus pembunuhan Brigadir Yosua. Hal ini untuk memastikan para anggota majelis hakim tetap imparsial dan bebas dari tekanan pihak manapun. <br /> <br />Hal itu disampaikan Juru Bicara KY Miko Ginting dalam SATU MEJA THE FORUM edisi "Kasus Sambo, Siapa Bisa Main Mata?" <br /> <br />Baca Juga Saksi Arif Rachman Diberitahu Awal Kasus Sambo Merupakan Peristiwa Tembak-Menembak! di https://www.kompas.tv/article/353067/saksi-arif-rachman-diberitahu-awal-kasus-sambo-merupakan-peristiwa-tembak-menembak <br /> <br />Dia mengatakan KY bukan bermaksud agar hakim memberikan sanksi tertentu kepada para terdakwa, melainkan justru untuk menjaga kemandirian hakim. <br /> <br />"Kemandirian hakim itulah sebagai alas, sehingga hakim bebas memutus," ujar Miko Ginting. <br /> <br />Tim KY, kata Miko, bukan saja ingin memastikan hakim tidak main mata, namun juga melihat apakah ada intimidasi yang dterima para hakim. <br /> <br />Baca Juga Ferdy Sambo Menangis, Minta Arif Rachman Musnahkan Bukti CCTV Pembunuhan Brigadir J di https://www.kompas.tv/article/353058/ferdy-sambo-menangis-minta-arif-rachman-musnahkan-bukti-cctv-pembunuhan-brigadir-j <br /> <br />Menurut Miko memang sempat ada dugaan bahwa akan ada tekanan massa terhadap para hakim dari berbagai pihak. <br /> <br />"Tetapi setelah kita masuk (memantau) persidangan, tampaknya memang hakim masih memegang otoritas" ujar Miko saat ditanya host SATU MEJA THE FORUM, Budiman Tanuredjo. <br /> <br />Ikuti diskusi selengkapnya di akun youtube Kompas TV <br /> <br />#sidangsambo #kasussambo #vonissambo #saksisambo #hakimsambo <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/353087/gerak-gerik-hakim-sidang-sambo-dipantau-tim-rahasia
