LAMPUNG, KOMPAS.TV - Provinsi Lampung memang dikenal memiliki potensi kopi yang berlimpah dan sebagian besar orang biasa menikmatinya dengan cara diseduh. <br /> <br />Namun ditangan Flourenza, seorang ibu rumah tangga warga Perumahan Springhills Kota Bandar Lampung mampu memanfaatkan kopi menjadi berbagai olahan. <br /> <br />Ia membuat kukis berbahan dasar bubuk kopi yang proses pembuatanya cukup sederhana namun menghasilkan cemilan nikmat pendamping segelas kopi hangat. <br /> <br />Baca Juga Seorang Ibu Rumah Tangga Di Kabupaten Pringsewu Lampung Diringkus Polisi di https://www.kompas.tv/article/353373/seorang-ibu-rumah-tangga-di-kabupaten-pringsewu-lampung-diringkus-polisi <br /> <br />Tidak hanya itu, diwaktu luang-nya ibu dari dua anak ini juga meracik kopi menjadi pengharum ruangan, biji kopi pilihan yang sudah disangrai diberi sedikit tambahan cairan kimia yang selanjutnya dikemas. <br /> <br />Berawal hanya sebatas mengisi waktu luang dimasa pandemi covid 19, kini Flourenza justru mulai kebanjiran pesanan yang dalam sebulan mampu meraup belasan juta rupiah dari hasil penjualanya. <br /> <br />"Biasanya kan kalo ngopi harus ada temennya dan kalau pakai gorengan sudah biasa. Jadi kita coba buat kukis dengan memanfaatkan kopi yang kita punya," ujar Flourenza Pegiat UMKM Olahan Kopi. <br /> <br />Tidak hanya membuat olahan kukis kopi dan pengharum ruangan, Florenza juga membuat olahan kopi lainya yang dipasarkan melalui media sosial dengan kisaran harga 10 ribu hingga 22 ribu rupiah. <br /> <br />Flourenza mengajak setiap ibu rumah tangga untuk dapat berfikir kreatif dan mampu mendirikan usaha yang bisa dilakukan dari rumah. <br /> <br />#iburumahtangga #kopi #cuan <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/353709/kreatif-seorang-ibu-raup-cuan-dari-olahan-kopi
