JAKARTA, KOMPAS.TV - Legenda tenis nasional Yayuk Basuki berharap turnamen tenis lokal dan internasional lebih banyak di Indonesia. <br /> <br />Ini tantangan bagi kepengurusan PP Pelti di bawah Edward Omar Hiariej untuk mewujudkan prestasi lebih tinggi dari sebelumnya. <br /> <br />Pernyataan ini disampaikan Yayuk Basuki saat memantau turnamen khusus putri Rajawali Open Tennis Tournament pada Selasa siang di Jakarta. <br /> <br />Yayuk yang kenyang prestasi Internasional menganggap turnamen semacam ini sangat penting untuk mempersiapkan para petenis sebelum berlaga di turnamen internasional. <br /> <br />Baca Juga Pertandingan Sengit di Final Turnamen Tenis Beregu Piala Ketua Mahkamah Agung - MA NEWS di https://www.kompas.tv/article/352703/pertandingan-sengit-di-final-turnamen-tenis-beregu-piala-ketua-mahkamah-agung-ma-news <br /> <br />Khusus di sektor putri, pengoleksi enam gelar WTA ini menganggap turnamen di Indonesia sangat minim. <br /> <br />Inilah tantangan bagi kepengurusan PP Pelti yang baru dibawah pimpinan Edward Omar Hiariej. <br /> <br />Menurut Yayuk, sedianya petenis profesional harus mengikuti 20 hingga 30 turnamen per tahun. <br /> <br />Kebutuhan ini akan sangat terbantu bila PP Pelti bisa menghadirkan turnamen turnamen internasional di Indonesia. <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/354439/ini-harapan-yayuk-basuki-pada-pengurus-pp-pelti-yang-baru-dibawah-pimpinan-edward-omar-hiariej