GORONTALO UTARA, KOMPAS TV - Usai sholat dzuhur, Kapolres Gorontalo Utara dan jajarannya menggelar sholat ghaib atas meninggalnya Aipda Joko Mudo di tragedi jatuhnya helikopter NBO 105/P-1103. <br /> <br />Sholat ghoib yang digelar bersama keluarga besar istri korban di Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. <br /> <br />Selain sholat, Polres Gorontalo Utara juga mengikuti takziah hari kelima yang digelar oleh keluarga. <br /> <br />Kapolres Gorontalo utara AKBP Juprisan P.R Nasution mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Aipda Joko Mudo atas tragedi jatuhnya helikopter NBO 105/P-1103. <br /> <br />Sholat ghaib dan takziah digelar karena istri Aipda Joko Mudo merupakan warga Kecamatan Kwandang yang juga sebagai anggota polisi. <br /> <br />Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Vaurla Krisa dan dua orang anak laki-laki. <br /> <br />Almarhum menikah sejak tahun 2010 di Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara dan kembali bertugas di Jakarta. <br /> <br />Keluarga tak menyangka, Aipda Joko Mudo meninggal dalam kecelakaan helicopter. <br /> <br />Sebelumnya, helikopter milik Polri jenis NBO 105/P-1103, jatuh di perairan Buku Limau, Manggar, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung Minggu 27 November 2022 saat berangkat dari palangkaraya menuju Jakarta. <br /> <br /> <br /> <br />#polresgorut <br /> <br />#sholatghaoib <br /> <br />#keluargakorban <br /> <br />#gorontaloutara <br /> <br />#gorontalo <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/355247/polres-gorut-dan-keluarga-korban-kecelakaan-helikopter-sholat-ghaib
